Kami ingin menceritakan bagaimana strategi investasi di pasar saham berubah-ubah. Ini yang kami alami sendiri. Siapa tahu bisa bermanfaat bagi teman-teman yang juga nyemplung di pasar saham.

Strategi ini kami gunakan tepatnya di tahun 2022. Genap setelah tiga tahun masuk di pasar modal. Sudah banyak kejadian penting kami alami, mulai dari corona, hingga isu resesi, perang Rusia, dan masih banyak lagi.

Strategi Investasi SahamHijau.com

Sebelumnya kami menggunakan metode yang disebut dengan position trader, atau trading tapi dalam jangka waktu yang lama. Kira-kira durasinya antara 6-24 bulan. Tergantung kondisi objek saham yang kita pegang. Bahkan kurang dari 6 bulan bisa kita jual ketika sudah memenuhi target.

Tapi kami juga bukan investor yang mampu bertahan dalam satu saham selama lebih dari lima tahun. Dari tahun pertama masuk, hingga sekarang, paling lama memegang dua tahun.

Kemudian objek saham yang kami pilih pada awalnya adalah gerombolan LQ45. Tapi semakin lama kami sadar, itu memang kumpulan perusahaan bagus, tapi bukan kumpulan perusahaan dengan harga saham yang bagus. Biasanya sudah mahal.

Oleh sebab itu kami biasa memilih semua lapisan saham. Mulai dari LQ45 sampai dengan saham gorengan. Semua kami masuki jika dirasa harganya masuk akal dengan pertimbangan sisi fundamental perusahaan.

Dengan metode tersebut kami sadar ada risiko sangat besar, tapi juga sadar ada potensi keuntungan yang juga akan kami rasakan. Di sinilah pengalaman kami benar-benar diasah.

Alasan Perubahan Strategi

Namun demikian kami harus mengubah strategi karena masalah dana di portofolio. Dulu dana kami hanya lima juta rupiah. Kemudian merambat naik menjadi puluhan juta.

Pertumbuhan dana tersebut tidak hanya dari keuntungan capital gain, tapi juga top up yang kami lakukan perlahan-lahan. Ada dana kami sisipkan, terus demikian.

Nah ketika dana yang kami miliki memiliki berkembang hingga di atas seratus juta. Maka kami harus berpikir ulang untuk masukkan dana ke saham yang penuh risiko, tidak seberani dahulu kala. Kami mulai mundur alon-alon dari saham gorengan.

Inilah alasan utama perubahan strategi kami. Jumlah dana. Semakin dana berkembang, maka harus semakin hati-hati. Tidak bisa gegabah. Karena sekali turun 5%, itu artinya valuasi turun sekitar 5 jutaan.

Strategi SahamHijau

Strategi yang kami sampaikan dimulai pada pertengahan 2022. Kami sharing barangkali ada yang ingin mengikuti. Tidak begitu sulit, saya yakin semua bisa.

Pertama, secara psikologis kami lebih menekankan bagaimana mengamankan uang. Bukan ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Jadi kalau lihat saham tetangga terbang, kami tidak menyesal. Yang penting saham kami tidak turun drastis.

Kedua, kami sangat menekankan unsur fundamental. Yang benar-benar ada kinerjanya. Tidak hanya sebatas saham sedang naik. Paling tidak hutangnya tidak lebih dari 2x dibanding nilai ekuitasnya. Kalau bisa dibawah 1. Juga memiliki ROE yang memadai, atau potensi ROE tinggi ke depan.

Ketiga, harganya sedang murah. Dalam arti berada di titik support dalam satu tahun. Atau PBV di bawah satu, atau price to sales di bawah 1. Bisa dipilih salah satu. Jika menemukan dua kombinasi akan sangat bagus.

Keempat, lebih disukai yang memberikan dividen di atas 4%. Kalaupun ada saham menarik tanpa dividen tidak masalah. Tapi kalau ada yang berdividen, kami lebih menyukai. Maka jika saham tersebut harganya turun, akan terus diakumulasi, karena nilai dividennya semakin besar.

strategi investasi saham

Kelima, masuk dengan cara bertahap. Dicicil. Ketika kami menemukan saham dengan harga yang sudah kami anggap murah, maka masukkan dana 50% dari anggaran. Tapi kalau belum dirasa murah, kami masuk hanya 20% dari anggaran.

Kalau ternyata saham tersebut turun lagi, kami terus cicil hingga dana 100% terserap. Contoh kami targetkan satu saham dimiliki dengan nilai 30 juta. Maka pertama kali kami masukkan antara 7-10 juta. 20 juta untuk bombardir. Metode cicil bisa dibaca di sini.

Keenam, kami sudah mengesampingkan teknikal. Meskipun ada yang merekomendasi teknikal bagus. Kami cukup hati-hati. Bukan berarti tidak mempertimbangkan, porsinya hanya 20% saja dari analisa yang kami kerjakan.

Ketujuh, sebagai pertimbangan, kami mencari berita atau sentimen. Saham tanpa ada berita di media online, kami tinggalkan. Kami lebih senang emiten dengan pemberitaan.

Kedelapan, sebagai opsi terakhir, kami tidak mempermasalahkan saham sepi, atau kurang liquid. Karena biasanya ketika pasar sadar bahwa itu saham bagus, barulah menjadi liquid. Contoh dulu kami akumulasi BALI, dan banyak lagi.

Kesembilan, kami sangat mempertimbangkan bandarmologi, dengan melihat rangkuman transaksi dari kode broker. Jika belum ada yang membeli dalam jumlah lumayan, atau mampu menahan harga lebih dalam, kami wait and see terlebih dahulu.

Inilah sembilan cara yang kami miliki. Mungkin ada yang ingin mengikuti kami persilahkan. Atau ingin sharing bisa melewati affany1986@gmail.com.

Sebagai catatan, untuk mendapatkan saham yang kami inginkan, biasanya kami analisa selama tiga hari atau bahkan satu pekan. Sehingga mendapatkan saham yang benar-benar sesuai dengan keinginan kami.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya