Analisa Saham HRTA | Prospek Berkilau Harga Bergurau

Analisa saham HRTA yang akan kami tulis adalah analisa fundamental dan analisa teknikal berdasarkan data yang kami dapatkan, juga pengalaman memegang saham ini dari tahun ke tahun.

Di antara yang akan kami sajikan adalah profil usaha HRTA, prospek HRTA, juga rekomendasi saham HRTA untuk para trader dan investor khususnya di Indonesia. Semoga bermanfaat.

Profil Bidang Usaha HRTA

Nama perusahaan lengkapnya adalah PT. Hartadinata Abadi, Tbk. Perusahaan ini fokus bergerak di bidang emas. Jika Antam fokus pada menciptakan emas murni, perusahaan ini segala sesuatu tentang emas.

Pertama perhiasan. Hartadinata dikenal memiliki perhiasan-perhiasan istimewa. Kedua toko-toko ritel perhiasan itu sendiri. Biasanya lambangnya mahkota. Kalau di kota besar pasti tahu.

Ketiga gadai. Ini merupakan kebutuhan masyarakat Indonesia yang sejak dulu memang memiliki tradisi gadai emas jika sewaktu-waktu butuh. Selanjutnya adalah emas murni dengan menciptakan gramatur yang kecil, yaitu mulai 0.1 gram. 

Artinya analisa saham HRTA kalau secara bisnis sangat fokus pada aspek emas. Di pasar modal, perusahaan demikian sangat disukai investor, seperti CCSI di fiber optik, MARK di sarung tangan, dan lain sebagainya.

Analisa Fundamental HRTA

Analisa saham HRTA selanjutnya adalah analisa fundamental. Kami akan menganalisa beberapa aspek penting dalam keuangan, tidak semuanya. Dari analisa kita mendapatkan gambaran kekuatan perusahaan. Data dari IPOT. 

Pertama adalah laba, ada yang menarik dari laba Hartadinata, yaitu sejak 2017 selalu naik. Mulai 2017 sebesar 110 milyar, disusul tahun berikutnya 123 milyar, 2019 mencapai 150 milyar. 

Bahkan di tahun 2020 yang tertimpa covid-19, hingga kuartal tiga sudah mendapatkan laba 134 milyar. Estimasi pendapatannya kemungkinan dari IPOT adalah 178 milyar. Stabil sekali.

Sisi menarik lainnya dari analisa saham HRTA adalah, cash yang dimiliki cukup melimpah. Dulu di tahun 2018 ke bawah, cash hanya belasan milyar, tapi sejak 2019, mencapai 419 milyar, hingga di tahun 2020 kuartal 3 mencapai 320 milyar. Jadi kalau ada apa-apa bisa terjaga.

Rasio Fundamental HRTA

Perusahaan ini memiliki kemampuan menghasilkan laba yang baik, angka ROE saya ambil rata-rata dari tiga tahun ke belakang 11%. Dari tahun 2014 belum pernah di bawah 10%. Di atas 15% justru pernah. Lebih baik dari ANTM

Yang menarik lagi PER, artinya harga saham setara berapa kali pendapatan bersih perusahaan. Jadi terlihat murah atau mahal bisa dilihat dari PER. Di harga 208, PER saham HRTA 7x. wow. Bandingkan dengan ANTM yang 52x di harga 2400. 

Yang sedikit diwaspadai adalah hutang. HRTA memiliki hutang yang berkembang dari tahun ke tahun, sebagai gambaran ringkas, DER di angka 1.1. Meskipun dalam bursa hal ini masih wajar, tapi di tahun 2017  masih 0.42, di tahun 2018 juga 0.41, kemudian naik di 2019 di angka 0.91. Hingga saat tulisan dibuat 1.1. 

Ini gambaran singkat bagaimana perusahaan HRTA. Analisa saham HRTA secara fundamental menurut kami cukup bagus. Bandingkan saja dengan emiten emas lainnya secara fundamental. Kalau dari sisi ROE hanya kalah tipis dua poin dari MDKA. Juaranya memang UNTR.

Analisa Teknikal Saham HRTA

Mungkin pada bertanya-tanya, fundamentalnya bagus, tapi harga sahamnya masih 200-an. Ini yang harus kita lihat pada analisa teknikal HRTA. Teknikal saham HRTA memang patut digaris bawahi.

Pertama, saham ini grafiknya seperti saham gorengan yang diayun-ayun. Naik turun tapi di rentang 200-300, seringnya bahkan 200-260. Dan sejak IPO harganya di pasar selalu segitu saja. Analisa saham HRTA secara teknikal demikian unik.

Kami beberapa kali memiliki saham ini. Sepertinya ada yang menjaga. Mungkin istilah orang zaman sekarang bandarmologi. Jadi kalau harganya sudah turun, sentimen sedikit tentang emas dinaikkan sampai 250-an atau lebih. 

Kemudian sentimen itu hilang, harga turun lagi ke aslinya di rentang 220 ke bawah. Apalagi saham HRTA di sektor emas. Yang setiap hari muncul sentimen, yaitu naik anjloknya harga emas. Bisa buat alasan. 

PBV Analisa Saham HRTA

Di harga 208, PBV masih 0.7. Masih cukup fair untuk memiliki saham ini. Bisa dibandingkan dengan saham emas lain seperti MDKA yang sudah lebih dari 6, atau ANTM yang sudah lebih dari 3. 

Bisa dikatakan saham ini akan naik stabil kalau banyak orang yang memiliki saham ini enggan melepas. Bandar juga mikir, wah tidak ada yang mau jual, maka satu-satunya cara bandar adalah menaikkan lagi harga hingga lebih tinggi. 

Tapi memang di bursa lebih banyak trader. Jadinya ada yang ikut menikmati, ada yang terjebak dengan fluktuasi HRTA dan kemudian rugi. Ya harus hati-hati. Meskipun saham seperti ini biasanya akan menemukan momentum dan terbang melebihi harga wajarnya.

analisa saham hrta

Prospek Saham HRTA

Analisa saham HRTA selanjutnya adalah prospek saham HRTA. Kalau berbicara prospek, di antara emiten emas lain, HRTA adalah emiten yang unik. Jika yang lain produsen penambangan, kalau HRTA adalah perdagangan.

Di sinilah prospeknya. Kalau dalam bisnis yang paling stabil adalah penjualan. HRTA menggenggam semua aspeknya, dari perhiasan, toko emas, hingga pegadaian. Maka jika dilihat pertumbuhannya stabil. Tidak naik turun seperti pertambangan. 

Apalagi masyarakat Indonesia memiliki budaya erat dengan emas sejak dulu kala. Baik sebagai perhiasan, atau sebagai simpanan, atau alat tukar hutang di pegadaian. 

Bahkan ketika ekonomi kurang baik pegadaian emas akan mengambil peran, ketika ekonomi bagus, maka penjualan akan berperan besar. Sehingga seimbang.

Plus ke depan emas diprediksi akan semakin sentral dan nilainya akan semakin naik. Bahkan belum lama ini Warrent Buffet membeli saham perusahaan emas.

Kalau bicara prospek bidang usaha, maka cerah. Menurut kami ini tergolong consumer good tapi premium. Hehehe. Emas sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia. Bahkan laki-laki jawa saja disebut mas. ckckck.

Dividen HRTA 2021

Analisa saham HRTA selanjutnya adalah dividen. Yang menarik HRTA juga memiliki riwayat membagikan dividen pada investor. Memang tidak besar, dari prosentase keuntungan hanya sekitar 24%. Tapi karena harga saham masih murah, yield dividen bisa mencapai 3% ketika harganya 250 rupiah. Yaitu Rp8.

Sedangkan di tahun 2019, laba tahun 2018, pembagian dividen lebih kecil. Yaitu Rp7. Namun yang patut digarisbawahi, saham HRTA punya riwayat membagi dividen. Dan investor sangat menyukai hal tersebut. Tidak pelit. Bukti menghargai investor. 

Di tahun sekarang, dividen HRTA 2021 kemungkinan dibagikan, yaitu laba tahun 2020. Jika melihat tahun-tahun sebelumnya, tidak terlalu jauh. Kecuali ada kebijakan baru setelah RUPS.

Jadwal Pembagian Dividen HRTA

Tidak seperti saham-saham lain yang dibagikan setelah selesai kuartal pertama. HRTA justru dibagikan di kuartal tiga, yaitu di cum date dividen di Agustus, nantinya pembayaran di Desember. 

Rekomendasi saham HRTA

Rekomendasi saham HRTA dari kami adalah dengan cara memandang harga psikologis saham HRTA. Jika berada di bawah 220, beli saja. Tapi harus sabar. Suatu waktu naik di atas itu. Tapi kalau sudah di atas 220, sabar saja, perhatikan baik-baik, biasanya turun lagi. 

Kalau bagi investor, saham ini cocok, karena secara garis besar dari awal terbit hingga sekarang sideway di angka itu-itu saja. Kemungkinan suatu hari akan breakout. Plus fokusnya di emas dengan prospek cerah. Dengan laba terus tumbuh.

Juga ada dividennya. Jadi bisa dinikmati. Bisa dikatakan capital gain dapat, dividen dapat, saham yang cukup lengkap untuk dipegang. Hanya memang jadi perhatian pertumbuhan hutangnya. Inilah analisa saham HRTA kami. 

Website resmi perusahaan Hartadinata bisa diakses di sini. Salam hijau. 

Related Posts

6 thoughts on “Analisa Saham HRTA | Prospek Berkilau Harga Bergurau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *