Menemukan saham bagus bukanlah perkara mudah. Kami, sahamhijau.com, di awal-awal juga merasakan perihal sangat bingung memilih saham. Kalaupun dapat pilihan justru rugi.

Namun perjalanan berubah seiring pengalaman yang kami dapatkan. Oleh sebab itu kami ingin berbagi bagaimana cara mendapatkan saham bagus di era internet seperti sekarang. Cara ini sangat mudah, semua bisa melakukan.

Awal Kami Memilih Saham

Dulu di awal kami diingatkan pegawai sekuritas, bahwa ada tujuh ratus pilihan saham. Pegawai sekuritas bertanya bagaimana cara Anda memilih satu untuk membelinya. Saya tidak bisa menjawab karena benar-benar awam.

Kemudian kami pilih perusahaan yang kami tahu, seperti bank BNI. Tidak peduli fundamental atau teknikal. Akhirnya banyak loss. Kami pilih saham yang sedang tren naik, ternyata selepasnya juga turun.

Belum kapok. Kami gunakan metode sebaliknya, saham yang sedang anjlok, biasanya akan reversal, tapi justru semakin anjlok juga. Terakhir kami mengikuti rekomendasi yang bersumber dari influencer, ternyata bukan untung, kami yang jadi korban.

Kami berpikir lebih jauh. Kami terus belajar hingga akhirnya kami menemukan beberapa hal untuk mendapatkan saham bagus di pasar modal.

Kriteria Saham Bagus Versi Kami

Sedikit akan menyinggung beberapa kriteria saham bagus versi kami. Pertama, memiliki fundamental yang bagus, dalam arti mampu meraih keuntungan.

Kedua, harganya murah sehingga valuable untuk dibeli. Kriteria saham murah versi kami bisa dilihat di artikel ini. Ketika keduanya sudah berkumpul, fundamental bagus dan murah, maka akan masuk kriteria kami.

Jika saham tersebut terkait dengan sentiment tertentu, maka menjadi bonus kami. Ini memang tidak selalu, tapi bonus. Kalau terkait dengan sentimen maka akan lebih menarik, karena berarti bisa menjadi pematik harga.

Cara Kami Mendapatkan Saham Bagus

Sebagai pengetahuan, kami bukanlah orang yang sangat ulet mengulik laporan keuangan perusahaan. Dari halaman pertama sampai akhir dibaca, kami tidak demikian. Kami hanya membaca resume saja.

Biasanya tempat kami mendapatkan saham bagus berasal dari stockbit. Caranya kami rutin membaca timeline, atau istilahnya adalah stream. Dari sini biasanya ada orang yang merekomendasikan saham bagus yang kadang tidak digubris orang.

Biasanya yang saya suka kalimatnya seperti ini, “Pumpung saham masih sepi, fundamental oke.” Atau yang berbau-bau demikian. Kami akan periksa dari tiga sisi, fundamental, teknikal, dan sentimen. Ketika sudah cocok, kami akan sikat.

menemukan saham bagus

Cara seperti ini lebih mudah daripada screening. Karena seolah-olah kita meminjam hasil screening miliknya. Jadi sudah memangkas periode pencarian.

Kedua berasal dari berita. Kami memang rutin membaca berita di online, atau langganan e paper. Berita yang kami sukai adalah ketika disampaikan proyeksi kinerjanya sudah jelas bagus di tahun 2022 dibanding tahun 2021 (contoh), karena dari perjanjian kontrak, tapi harganya masih diam. Berarti big money masih akumulasi, kami masuk.

Metode kedua memang harus rajin-rajin membaca, kalau Anda tidak rajin akan sulit menemukan kriteria saham yang bagus. Bahkan ada berita khusus terkait rumor saham harganya mau dikerek, itu juga penting. Kita tinggal cocokkan dengan sisi fundamental dan teknikal. Atau melihat apakah ada yang borong saham.

Ketiga adalah dari release laporan keuangan di Koran. Biasanya ketika Koran mengeluarkan laporan keuangan perusahaan, di aplikasi belum tercantum. Ada jeda waktu inilah bisa kita manfaatkan untuk membeli saham.

Tapi dari tiga metode ini, paling sering saya mendapatkan saham bagus dengan model nomor satu dan dua. Nomor tiga pernah tapi tidak sesering mendapatkan saham bagus dari nomor satu dan dua.

Pengalaman Mendapatkan Saham Bagus

Contoh pengalaman mendapatkan saham bagus dari stockbit adalah saham INDO. Waktu itu ada yang share, PBV murah cash besar. Memang faktanya benar, secara PBV rendah di bawah 1, cash sangat besar.

Kami beli, dan berhasil meraih untung sampai tiga puluh persen. Kami bukan tipe yang rakus harus bagger. Kemudian ketika harganya turun lagi, kami masuk lagi di harga 87, lepas lagi di harga 114. Meskipun naik terus, kami sudah ikhlas.

Contoh pengalaman mendapatkan saham bagus dari berita adalah saham PPRE. Kami membaca berita saham ini memiliki kinerja yang moncer. Tapi beritanya masih sepi. Kami benar-benar masuk. Waktu itu di harga 178, meskipun turun dulu sampai harga 158, tapi kemudian naik sampai 220-an.

Sebenarnya masih banyak contoh saham lain yang menurut kami bagus dan berhasil mendapatkan keuntungan. Semoga pengalaman sahamhijau.com dalam mendapatkan saham bagus bisa bermanfaat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya