Cara Menentukan Resistance Saham Hanya dengan Google

Cara menentukan resistance saham sangat penting diketahui bagi para investor. Terutama jika ingin menjual saham tersebut sebelum harga turun lagi. Pasti pernah mengalami namanya saham mau dijual eh malah turun.

Itulah kenapa butuh teknik cara menentukan resistance saham yang tepat agar kita bisa mendapatkan keuntungan dari kondisi ketika saham tersebut naik. Kami bagikan pengalaman, siapa tahu Anda bisa mengikutinya dengan mudah.

Pengertian Resistance Saham

Sebelum membahas lebih jauh, lebih baik kami bahas terlebih dahulu pengertian resistance saham. Kalau dalam bahasa inggris ini artinya perlawanan. Perlawanan yang dimaksud adalah sebuah kondisi dimana market berusaha melawan titik psikologis atas harga saham.

Kalau dari grafik nanti akan kelihatan titik terendah, dan titik teratas harga dari saham selama sejarah yang pernah dialami dari perjalanan saham tersebut. Dengan ini kita akan tahu bahwa harga saham kira-kira mentok akan mencapai harga tersebut.

Bisa dikatakan ini keadaan dimana para investor, trader, sudah mulai jenuh membeli dan tidak ada harapan untuk naik lagi. Sehingga jalan berikutnya berarti penurunan, entah penurunan, entah perlahan atau turun dengan tajam. Maka cara menentukan resistance saham sangat penting.

Fungsi Resistance Saham

Apa sih fungsi pengetahuan resistance saham? Sebenarnya ini adalah persoalan psikologis orang-orang di pasar. Semua sudah mengetahui bahwa itu adalah titik puncak. Sehingga semua orang juga sudah paham kalau sulit menembus batas puncak itu.

Fungsi utama dari resistance saham adalah dalam aspek pembelian dan penjualan. Kalau kita beli di harga yang sudah menyentuh resistance saham, artinya sudah ketinggian. Bahkan menurut kami pun, kalau membeli di harga yang sebentar lagi menyentuh resistance, berisiko.

Kalau ada pertanyaan, apakah bisa resistance saham jebol. Bisa jadi. Itu sangat mungkin bisa terjadi kapan saja. Hanya tidak banyak mendapatkan saham yang mampu menjebol resistance. Nanti kami jelaskan.

Cara Menentukan Resistance Saham

Tahap awal cara menentukan resistance saham biasanya melihat grafik menggunakan Google tapi di desktop. Google akan menampilkan riwayat grafik mulai dari satu hari, lima hari, satu bulan, enam bulan, year to date, satu tahun, lima tahun, sampai maksimal dari perjalanan saham tersebut.

Mari kita amati gambar yang kami sertakan. Ini merupakan grafik yang bersumber dari Google. Kalau hanya untuk tahu cara menentukan resitance saham, menurut kami menggukanan Google saja cukup.

cara menentukan resitance saham
grafik HRTA

Kami sertakan grafik dari saham HRTA, saham di sektor perdagangan emas bukan pertambangan emas. Kalau dilihat dari riwayat selama satu tahun tersebut, maka resistance sahamnya berada di angka 250-an, kedua di 280-an, ketiga di 270-an.

Nah tugas kita adalah kalau belum punya sahamnya, jangan beli di rentang harga 250-280-an. Riwayat grafik menyebut, kalau kita beli di harga itu, maka yang selanjutnya terjadi bisa naik tapi tipis banget, atau turun ke titik psikologis support dari saham. Kalau bingung titik psikologis saham baca di sini.

Menjual di Harga Resistance

Kalau sudah memiliki saham tersebut dan membeli di harga sedikit bawah, atau misalkan 220-an. Kemudian naik terus menerus sampai mencapai harga resistance, maka tugas kita adalah menjual di harga tersebut.

Jangan sampai kita yakin naik lebih tinggi, tapi ternyata longsor lagi dan lagi. Kalau kami biasanya, menjual di harga hampir mencapai resistance saham tersebut. Misalkan resistance di harga 300, kami jual di harga 280. Kan masih ada 20 perak sisa, masa ga sabar. Masa bodoh, itu teknik kami. Hihihi.

Kalau Anda menahan sampai harga 300 dan berhasil, Anda sudah cukup baik. Namun yang kami lakukan seringnya demikian. Cara menentukan resistance saham kami fungsikan sebagai titik untuk ancang-ancang menjual saham.

Saham Jebol Titik Resistance

Tapi kalau Anda menemukan grafik saham bermodel seperti BBCA, MDKA, atau apalah yang naiknya pelan-pelan tapi pasti, cara menentukan titik resistance saham akan berjalan dengan durasi lebih pendek, maksudnya hanya satu bulan, dua bulan atau bahkan kurang.

Mengapa kami menyebut demikian, karena tren umum pelan-pelan naik. Hanya saja pasti di satu titik akan menemui masa konsolidasi panjang. Ini tanda kebingungan mau naik tidak kuat, mau turun juga banyak yang membeli. Bisa lihat dari grafik BCA yang kami sajikan.

grafik saham BBCA

Selama lima tahun, dari 2017 hingga 2020, grafik mengalami peningkatan yang konstan. Namun di tahun 2020-2021, saham bbca belum menembus titik resistance, tapi juga tidak dalam masa penurunan, bearish. Itu artinya secara psikologis pasar masih konsolidasikan harga saham BBCA.

Bagaimana menandai saham akan menjebol titik resistance. Caranya mudah, umumnya, sekali lagi umumnya, tapi tidak pasti. Bid untuk membeli saham tersebut lebih banyak daripada offer tapi secara merata. Ingat sedikit merata.

Bukan salah satu harga bid saham tersebut tebel banget. Contoh, yang lainnya bid hanya berjulam 1000-an, yang ini kok jumlahnya 3000-an. Ini biasanya kelakuan bandar. Kalau yang satu 1000, satunya 1300-an masih wajar lah. Itu artinya yang nahan harga untuk tidak turun lebih banyak. Potensinya naik.

Sehingga pada akhirnya saham tersebut membentuk titik support baru. Nah kalau ingin tahu cara menentukan support saham bisa dibaca di sini.

Ini pengalaman kami, bisa cocok bisa juga tidak untuk Anda. Apalagi jika Anda pembeli penjual berjangka sangat pendek, maka metode ini kurang pas. Anda harus teliti grafik yang lebih detil.

Setiap orang pasti memiliki pengalaman dan gaya yang berbeda. Tugas kita hanya bagi-bagi pengalaman tersebut, siapa tahu cara menentukan resistance saham bermanfaat bagi para investor di pasar saham.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya