Cara screening saham tiap orang berbeda-beda. Namun demikian cara ini selalu digunakan agar mendapatkan saham yang bagus dan bisa menghasilkan cuan dalam investasi atau pun trading di pasar modal.

Oleh sebab itu kali ini kami akan sharing contoh cara screening saham yang kami lakukan. Siapa tahu bisa ditiru atau sesuai dan menyempurnakan metode yang Anda sudah gunakan. Screening ini dilakukan pada 14 September 2022 oleh admin sahamhijau.com.

Kegiatan Screening Saham

Bagi Anda yang bertipe position trader, atau investor dalam jangka waktu menengah, maka kegiatan screening saham akan dilakukan setiap sebelum membeli atau memutuskan pilihan pada sebuah saham.

Tujuannya biasanya ada tiga, yang pertama dalah mendapatkan saham yang fundamentalnya bagus. Kedua mendapatkan saham yang tergolong murah. Dan ketika mendapatkan cuan di masa yang akan datang karena potensi naiknya besar.

Durasi screening saham bisa dilakukan dalam jangka waktu sehari, atau bahkan satu minggu jika sembari melihat pergerakan sebuah saham secara teknikal atau psikologis pasar. Semua bisa berbeda, tergantung kebutuhan.

Cara Screening Saham Sektoral

Biasanya kalau kami melakukan screening saham karena tertarik dengan sector tertentu. Bukan karena ingin mencari saham yang murah. Jadi ketika mendengar ada sektor tertentu sedang trend, di situlah kami mulai melakukan screening. Atau istilahnya follow the trend yang pernah kami bahas di sini.

Kegiatan screening dengan pola demikian biasa disebut dengan screening sektoral. Jadi hanya sektor tertentu saja. Contoh yang kami lakukan adalah screening saham di sektor industry sawit. Atau biasa disebut dengan CPO.

Alasan kami melakukan screening ini adalah, melihat sektor energi baru terbarukan kan menjadi trend seiring kebutuhan energy yang tinggi. Apalagi batu bara sudah berada di puncaknya. Maka akan beralih ke sektor yang lain.

List Saham Screening

Langkah pertama adalah cari daftar saham-saham yang ada di sektor CPO. Biasanya di aplikasi masing-masing ada. Kalau mau diteliti semua buat semua daftarnya. Tapi ada jalan pintas yang biasanya kami lakukan.

Yaitu cari rekomendasi saham CPO di Google. Nanti semua berit muncul. Biasanya yang direkomendasikan memang saham-saham yang sudah dianggap bagus dan memiliki prospek. Contoh setelah saya searching akan keluar daftar,

  • ANJT
  • DSNG
  • TBLA
  • SGRO
  • SMAR

Tentu sebenarnya masih banyak daftar nama yang lainnya, tapi ini hanya contoh, jadi biar lebih mudah saya sajikan lima saja dalam sektor tersebut. Salah satu pertimbangan saya adalah yang valuasinya masih tergolong murah, yaitu PBV di bawah satu.

Analisa Fundamental dari Saham

Langkah berikutnya kalau sudah mendapatkan daftar nama-nama tersebut, maka lakukan analisa fundamental. Kalau kami terutama dari sisi ROE. Kumpulkan informasi dari aplikasi masing-masing.

SahamROE ActROE
ANJT4.54%8.87%
DSNG6.36%12.32%
TBLA5.50%10.81%
SGRO11.04%20.92%
SMAR11.90%22.56%

Maka akan terlihat kalau juaranya adalah saham SMAR dengan ROE di atas sepuluh persen. Data di atas menggunakan IPOT ya. Kalau ada yang menggunakan RTI silakan.

Tapi tidak cukup sampai di sini, kambinasikan dengan daftar valuasinya, terutama dari price to book value. Sehingga akan tampak daftar sebagai berikut.

SahamPBV
ANJT0.43x
DSNG0.73X
TBLA0.59x
SGRO0.78x
SMAR0.8x

Dari sini kita sudah mendapatkan informasi paling murah dari sisi PBV adalah ANJT. Tapi kombinasikan dengan PER, yaitu Price to Earning Ratio. Bisa dilihat dari tabel di bawah ini.

SahamPer ActPER
ANJT9.56 x4.78x
DSNG11.45X5.73X
TBLA10.48x5.24x
SGRO6.98x3.49x
SMAR7.1x3.59x

Maka tampilannya adalah demikian. Meskipun ANJT murah, tapi kalau dari sisi PER, justru paling murah adalah SGRO. Dari sini kita bisa melihat masing-masing memiliki keunggulan. Hanya dua yang belum disebut, yaitu DSNG dan TBLA.

cara screening saham

Analisa Teknikal Screening Saham

Kami sahamhijau.com biasanya akan menambahkan unsur analisa teknikal. Masing-masing kami berikan keterangan yang sederhana yang kita mengerti. Biasanya kami sajikan demikian.

SahamHargaTeknikal
ANJT815Support 1 tahun
DSNG500Support 1 tahun
TBLA755Support 1 tahun
SGRO2090Support 1 tahun
SMAR4770Trend Bullish

Ini cara screening saham yang kami lakukan dan mudah. Jika melihat di atas, maka kami akan cenderung memilih ke empat saham, yaitu

  • ANJT
  • DSNG
  • TBLA
  • SGRO

Alasan kami sederhana, SMAR sudah out karena sudah merangkak naik. Naiknya sudah lumayan. Jika Anda tipe yang senang masuk pada saat konfirmasi trend bullish, maka SMAR bisa menjadi pilihan. Tapi kami senang saham yang berada pada titik support.

DSNG dan TBLA tetap kami masukkan, karena perbedaannya tipis dengan dua saham lainnya, ANJT dan SGRO. Maka menurut kami kedudukannya seimbang.

Screening Saham Melalui Berita

Kalau sudah demikian, coba masing-masing ketik di google, apa berita yang beredar dari masing-masing. Hingga kami menemukan yang ramai diberitakan adalah ANJT dan DSNG. Sedangkan dua lainnya lebih sepi.

Kalau ANJT hanya menyebutkan kinerja bagus, pendapatan naik. DSNG juga beritanya sama, tapi ada satu berita yang membuat kami lebih tertarik, yaitu dari kontan.co.id di mana usia rata-rata pohon yang lebih muda dibanding perusahaan-perusahaan sejenis.

Berita kedua dari portal yang sama adalah DSNG tidak terefek kenaikan harga pupuk. DSNG sudah mengamankan pasokan pupuk untuk sepanjang tahun 2022. Jadi biaya akan flat. Di sini kami lebih condong kepada DSNG.

Tahap Akhir Cara Screening Saham

Jika Anda masih memiliki keraguan, maka cari lagi unsur yang bisa membuat yakin untuk membeli. Contoh saya lebih yakin memilih DSNG karena market cap hanya 5 triliun, bukanlah perusahaan yang sangat besar.

Kedua, pendapatan semester satu dibanding semester satu tahun sebelumnya mengalami kenaikan dua kali lipat tapi harganya masih tetap. Kemudian price to sales juga di bawah satu. Masih murah.

Unsur lainnya adalah, saham ini masuk ke index Kompas100, IDXV30, Sri Kehati, Pefindo25. Ini adalah daftar-daftar emiten bagus secara fundamental dan beragam unsur lainnya.

Inilah cara screening saham sektoral yang kami lakukan. Bisa dijadikan contoh ketika Anda ingin melakukan kegiatan yang sama di sektor lainnya. Semoga informasi dari sahamhijau.com ini bermanfaat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya