Ciri saham akan naik sebenarnya bisa dilihat. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para Investor atau trader di pasar modal. Terutama bagi para trader yang membeli dan menjual di waktu singkat.

Melihat ciri saham akan naik, kemudian masuk, dan ternyata naik harganya, itu adalah satu kenikmatan tersendiri. 

Anonim

Oleh sebab itu kami akan mengulas tiga ciri saham akan naik. Ulasan ini berdasarkan pengalaman kami di pasar modal. Terutama fase tahun 2019-2020 di mana pasar saham sangat volatile sekali. 

Mengapa Saham Naik

Sebelum lebih jauh membahas ciri saham akan naik, maka lebih baik kita mengetahui alasan mengapa saham naik. Pertama, sudah menjadi hukum di pasar saham kalau harga naik karena banyaknya yang membeli. Harga turun karena banyaknya yang menjual. 

Maka harga saham akan naik ketika banyak yang membeli. Ini sudah tidak bisa diganggu gugat. Sama seperti ciri saham akan turun, karena banyak yang menjual.

Kedua, mengapa saham naik, lebih disebabkan karena kinerja yang ciamik. Kalau yang satu ini sudah bisa dimaklumi kenapa saham naik. Nah tugas kita memang mencari tanda-tanda.

Ketiga, ada sentimen besar positif yang menyelimuti sektor atau bahkan secara global. Contoh ketika ada rencana pembangunan ibu kota baru, maka semua emiten properti akan naik gila-gilaan. 

Juga beberapa sebab saham naik lainnya yang tentu kadang ditemukan. Namun yang di atas adalah tiga penyebab utamanya. Nah sekarang kita membahas ciri saham akan naik. 

Ciri Saham Akan Naik | Harus Jeli

Ciri saham akan naik berarti Anda mengetahuinya sebelum naik. Mungkin sedikit fase turun tidak masalah. Yang jelas tidak terlalu jeblok. Tanda yang paling terlihat di antaranya adalah banyaknya bid dibanding offer secara merata.

Ingat sekali lagi secara merata. Bukan salah satu bid saja yang terlihat menumpuk banyak. Contoh di harga 1000 bidnya sangat banyak mencapai 2000-an lot, padahal yang lain hanya 500-an. Ini ada tekniknya sendiri, ada bahasan khusus.

Jadi bidnya sudah sangat rata, semua harga sekitar seribuan lot di saat offernya sekitar 600-an lot. Akumulasi bid offernya berbanding 1:2, atau 2:3, atau bahkan 1:3. Hampir dipastikan sedang menunggu untuk naik.

Tapi ciri saham akan naik yang pertama ini kalah jika muncul sentimen negatif. Bid langsung ngacir semua. 

Ciri saham akan naik yang kedua adalah tanda-tanda kinerja ciamik. Ini butuh keahlian melihat. Tidak semua orang tekun. Contoh saat BRIS melonjak harganya, sebenarnya sudah kelihatan tanda-tandanya. 

Contoh, kerjasama payroll dengan satu institusi. Kemudian pengumuman lagi membuka banyak cabang terkait dengan kebijakan Qanun Aceh. Plus laporan keuangan bulanan yang ditampilkan di website resminya juga mulai stabil. Tapi banyak orang tidak melihat.

Ketiga, ciri saham akan naik isu-isu tidak pasti berdatangan. Maksudnya isu positif, entah benar entah salah, tiba-tiba isu itu hadir. Ini biasanya permainan big player yang sudah mengumpulkan untuk menarik para investor ritel. Awalnya tidak ada yang tertarik. Tapi lebih baik Anda masuk. Karena biasanya yang demikian akan naik. 

ciri saham akan naik

Contoh saham LINK yang muncul isu akan diakuisisi, naik justru beberapa hari setelah isu itu. Tapi kalau model demikian jangan dipegang lama jika fundamentalnya buruk. Karena bisa jadi big player sedang memulai distribusi. 

Keempat, yang keempat harus menggunakan bandar detector, analisa bahwa big fund sedang mengumpulkan saham yang berceceran. Ada aplikasinya Anda tinggal membayar bulanan sekitar 100-150 ribu. Murah. 

Ketika saham tersebut sideway, naik turun tipis dalam jangka waktu lumayan, satu minggu sampai satu bulan, itu artinya membuat ritel putus asa karena tidak naik-naik. Pada momen yang tepat, harganya booommm, naik pelan tapi pasti. 

Saham Trending

Tahapan selanjutnya ketika sudah akan bergerak, biasanya saham akan trending, banyak yang memburu. Biasanya transaksi di offer 100-an, melonjak menjadi ribuan. Ini berarti sudah berpacu dengan waktu. 

Namun demikian semua cara ini bisa saja salah. Ini hanya pengalaman kami umumnya melihat ciri saham akan naik. Kemudian menjadi trending. Dan kemungkinan terus naik perlahan-lahan. 

Tentu tidak ada investasi yang terus naik, apalagi saham. Maka pahami risiko dan keuntungan dari investasi saham sebelum terjun di dalamnya. Selamat cuan. 

Related Posts

One thought on “3 Ciri Saham Akan Naik | Antisipasi Agar Cuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *