Prospek Saham JSKY | Potensi Tinggi Harga Ngeri

Prospek saham JSKY selalu dinanti. Bagaimana tidak, perusahaan ini dikenal menyiapkan energi masa depan, yaitu panel surya. Oleh sebab itu banyak yang berharap kepada saham yang satu ini. Bahkan konon satu-satunya di IHSG yang bergerak khusus di bidang tersebut.

Oleh sebab itu kami ingin mengulas lebih jauh merangkum dari beragam sumber. Diantara yang akan kami ulas adalah JSKY bergerak di bidang apa, analisa saham, potensi saham JSKY, fundamental JSKY dan segala aspek lainnya. 

Saham JSKY Bergerak di Bidang

Namanya PT Sky Energy Indonesia Tbk. Dari namanya sudah jelas bergerak dalam menghasilkan energi listrik. Jika POWR adalah energi dari gas dan batu bara, maka JSKY adalah renewable energi dari surya, seperti KEEN yang dari air. 

Namun demikian JSKY lebih banyak bukan penghasil energi itu, tapi spesialis penyedia panel surya sejak 2008, cukup berpengalaman. Di antaranya adalah instalasi, pemeliharaan, dan lain sebagainya. Masuk di bursa saham sejak 2018. Belum begitu lama.

Pemegang Saham JSKY

Dari stockbit kami mengambil data terkait pemegang saham JSKY, dari data ini kita bisa melihat potensi saham JSKY ke depan. Pertama, tidak ada pemegang saham lebih dari 50%, bahkan lebih dari 25% tidak ada.                 

Kalau bagi kami ini menjadi tanda tanya, kenapa tidak ada yang berani memegang banyak. Justru pemegang banyak adalah masyarakat 63%. Masing-masing tentu tidak lebih besar dari 5%. Secara sederhana kita bisa mengatakan ini sahamnya kaum ritel. 

Keunikan selanjutnya adalah pemegang saham terbesar justru sekuritas, yaitu PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang mencapai 19.95%, pasti bertanya-tanya. Kalau sekuritas sebagai pemegang saham besar, ada apa ini. Hehehe. 

Pemegang saham lainnya adalah PT AJ Adisarana Wanaartha 8.4%, dan PT Trinitan Global Pasifik 8.1%, serta direksi yang mencapai 0.17%. Pokoknya kalau menurut kami jika melihat pemegang saham, JSKY patut diwaspadai. Hehehe. 

Analisa Fundamental Saham JSKY

Perusahaan ini tergolong cukup baik dalam menghasilkan laba. Di tahun 2018 berhasil menghimpun 23.7 milyar, sedangkan di tahun berikutnya 14 milyar, kemudian di tahun 2020 hingga kuartal tiga berhasil meraih laba 17.1 milyar.

Bisa dikatakan perusahaan ini konsisten meraih laba. Bahkan kemampuannya menghasilkan labanya dibanding ekuitas di angka 11.6% tahun 2018, 6.4% tahun 2019, dan 2020 rata-rata 7.2%. Angka demikian standard. Cukup baik. 

Namun yang patut dipertimbangkan di perusahaan ini adalah Debt to Equity Ratio, atau DER, angkanya lumayan, di tahun 2020 tercatat di IPOT masih 1.2 berbading ekuitasnya. Menurut kami angka ini memang biasa, tapi harus waspada. Apalagi di masa seperti sekarang.

prospek saham JSKY

Analisa Teknikal Saham JSKY

Ini yang paling penting dan patut diperhatikan dari saham JSKY, yaitu analisa teknikal saham JSKY. Saham ini menurut kami tidak hanya sekadar saham lapis tiga, tapi juga masuk golongan gorengan berkolesterol sangat tinggi.

Bayangkan, dimulai di angka 700-an, saham ini pernah mencapai 1.800-an. Kemudian stock split 1:2, dari 100 menjadi 50. Tapi sekarang di angka 145 perak. Padahal secara PBV saham ini 1.2. Dalam riwayat saham ini pernah mencapai 6x dari harga normalnya.

Oleh sebab itu jika Anda ingin masuk perlu berhati-hati dengan kencangkan ikat pinggang. Bukan saham yang direkomendasikan untuk trader sekalipun. Karena naik turunnya sulit diduga dengan angka prosentasi yang cukup tinggi. 

Jika kami diminta menyebut angka psikologis, kami sulit. Tapi mungkin di angka 200. Jadi kalau di bawah itu ada kemungkinan naiknya tinggi. Jika di atas itu naik. Tapi ini angka pasar. Bukan angka fair secara nilai. 

Prospek Saham JSKY

Kalau bicara prospek saham JSKY ke depan, secara usaha memang sangat cerah. Panel surya merupakan salah satu yang ke depan dicari sebagai pengganti listrik bahan batu bara selain energi air. 

Bahkan tetangga saya pun beli panel surya. Apalagi energi ke depan cenderung mencari energi baru dan terbarukan, angin, air, cahaya, seperti avatar, ckckckc. Hanya saja momentumnya kapan, atau waktu kapan yang tepat, tidak ada yang tahu. 

Tapi kalau bicara prospek saham JSKY secara harga, menurut kami jika Anda belum terbiasa dengan saham gorengan kolesterol tinggi, jangan coba-coba bermain di sini. Buat jantung copot. Sederhananya jika tidak terbiasa hilang 50%, jangan masuk saham ini. 

Apalagi pemegang saham terbesar adalah sekuritas. Oleh sebab itu banyak yang hati-hati masuk saham ini. Tapi kalau sebagai investor jangka panjang, mungkin tahun 2022 hingga selepasnya akan menemukan momentum yang tepat di saham ini. 

Rekomendasi Saham JSKY

Rekomendasi saham JSKY dari kami adalah, jika Anda ingin beli maka harus harga paling rendah. Jika dapat harga sedikit tinggi saja, maka kemungkinan loss Anda besar. Plus harus kuat mental. 

Atau jika Anda benar-benar memaksakan diri, maka gunakan dana yang tidak besar. Mungkin 10% saja dari portofolio yang Anda miliki. Kami pernah masuk saham ini, satu hari langsung cuan 15%, selepasnya cabut. Kami juga belum stabil secara psikologis. Hehehe.

Semoga aneka pertimbangan ini bisa menjadi manfaat. Website resmi perusahaan bisa diperiksa di sini. Salam Hijau.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *