Saham BUDI | Fundamental Rose Brand Menarik

Saham BUDI menarik banyak perhatian pelaku pasar modal, harga sahamnya naik dua kali lipat dari rata-rata biasanya. Kapitalisasi pasarnya pun melonjak drastis, sehingga banyak orang mulai melirik.

Oleh sebab itu kami tertarik untuk mengulasnya lebih jauh, terutama profil perusahaan, analisa fundamental, analisa teknikal, prospek ke depan, hingga rekomendasi dari kami terhadap saham yang satu ini.

PT Budi Starch and Sweetener Tbk

Perusahaan ini bernama PT Budi Starch and Sweetener Tbk. Ini perusahaan yang sangat tua yang berada di bawah Sungai Budi Group (SBG). Sebagai induk, SGB berdiri sejak 1947 di Lampung. Belum lama setelah Indonesia merdeka.

Perusahaan ini bergerak di bidang agribisnis. Terutama dalam aspek persingkongan. Visinya sangat jelas sekali, menjadi produsen berbahan dasar singkong, bahkan limbah perusahaan diubah menjadi energi listrik. Cukup menarik.

Mungkin perusahaan ini asing di mata kita, tapi kalau ingat brand Rose Brand, mungkin ingatan kita langsung terbangun. Rose Brand merupakan salah satu produknya.

Pemegang Saham BUDI

Adapun pemegang sahamnya adalah PT Sungai Budi sebesar 26.70%, ada juga PT Budi Delta Swakarya mencapai 31.15%. Sedangkan masyarakat mengempit sampai 42.15%. Menurut kami komposisi ini ideal. Masyarakat bukan menjadi pemegang mayoritas.

Analisa Fundamental BUDI

Untuk melihat lebih jauh bagaimana kualitas perusahaan ini, maka kita lihat dari analisa fundamental. Data yang kami ambil bersumber dari IPOT dalam tiga tahun agar menjadi pertimbangan.

TahunLabaROE
201961.2 B4.76%
202062.5 B4.73%
2021*46.2 B3.36%

Kalau melihat dari sisi fundamental BUDI kami cukup terkejut. Karena di tahun 2019 dan 2020 labanya tidak goyah. Bahkan jika ditarik lagi ke belakang, 2018 hanya mendapatkan 48.1 B. Artinya dua tahun tersebut sudah mengalami kenaikan.

Padahal kalau kita perhatikan baik-baik 2019 dan 2020 adalah dua tahun yang cukup berat, terutama 2020 karena diterjang covid. Tapi perusahaan ini membuktikan bahwa mereka baik-baik saja. Bahkan di tahun 2021 yang baru dua kuartal sudah terlihat akan mengalami kenaikan tajam dibanding tahun sebelumnya.

Jika dilihat dari sisi ROE, atau kemampuan perusahaan menghasilkan laba dibanding ekuitasnya, maka angkanya biasa. Tidak begitu istimewa, hanya di kisaran 4-5%. Dan di tahun 2021 akan mencapai estimasi ROE 6.61%. Di angka ini menurut kami sudah lumayan.

Perlu diketahui, di IHSG lebih banyak perusahaan yang memiliki ROE di angka 5%, tidak jarang di bawah itu. Namun Budi Starch and Sweetener berada pada kinerja yang cukup bisa diandalkan. Untuk lebih jauh kita lihat komposisi hutangnya.

TahunDER
20191.33
20201.24
2021*1.17

Memang kalau dilihat dari angka DER masih belum membahayakan. Karena masih di bawah 1.5. Bagi kami ini standar. Meskipun belum berada di titik aman, yaitu di bawah satu.

Namun kalau kita analisa baik-baik dari sisi fundamentalnya, saham BUDI patut menjadi pertimbangan. Karena cukup menarik meskipun bukanlah saham yang sangat istimewa. Tapi bisa menjadi salah satu objek investasi saham.

Analisa Harga Saham BUDI

Harga saham BUDI sebenarnya memiliki angka psikologis di Rp105. Artinya di bawah itu akan naik, di atas itu ada kemungkinan kembali turun. Tapi sejak April 2021 sudah naik di angka Rp160-an.

Sebab utamanya menurut kami adalah laba perusahaan. Saham BUDI lebih dominan dipengaruhi sentimen internal seperti laba perusahaan dan aksi korporasi. Sehingga bagi yang ingin investasi di saham ini patut jeli membaca kinerja perusahaan.

Sedangkan dari eksternal sangat minim. Bukan seperti sentimen nikel yang dipengaruhi baterai, mobil listrik, dan lainnya. Tepung tapioka tidak sedemikian hot. Tapi yang membahagiakan perusahaan ini tidak sepi pemberitaan, setiap ada aksi muncul di portal online. Ini bagus. Baca pentingnya sentimen saham di sini.

saham budi
pixabay.com

Riwayat Dividen

Yang menarik adalah saham BUDI mampu rutin membagikan dividen. Padahal perusahaan ini dari harganya masih receh, kapitalisasi pasar juga tidak sampai satu triliun, ROE juga biasa, tapi rutin membagikan dividen.

Tahun BukuDeviden
2018Rp5
2019Rp6
2020Rp6

Dalam tiga tahun sangat konsisten membagikan dividen. Bahkan besarannya lumayan. Untuk tahun buku 2020 ketika sahamnya di harga Rp220, yield dividen mencapai 2.73%. Menurut sudah bagus.

Prospek Saham Rose Brand

Menurut kami dari sisi prospek, perusahaan ini cukup bagus. Mengingat pasar yang disasar adalah ekspor. Dan sudah terbukti di musim pandemi sekalipun perusahaan ini mampu bertahan dengan baik.

Ekspornya cukup variatif, dari China, sampai negara-negara terdekat. Oleh sebab itu kalau melihat permintaan pasar ekspor yang tinggi, perusahaan ini memiliki potensi bagus. Di kuartal I 2021 nilai ekspornya naik sampai 1.130% (kontan.co.id)

Rekomendasi Saham Budi

Jika Anda trader saham ini cocok. Polanya naik turun terus dengan nilai yang tipis-tipis. Namun bagi investor juga cocok karena potensi capital gain besar. Hanya harus sabar sekali karena minim sentimen kecuali dari internal.

Saat tulisan ini dibuat harga saham BUDI berada di Rp180. Pada posisi ini PER di angka 8.77x, sedangkan PBV di angka 0.6. Masih cukup potensial. Hanya saja di tahun 2021, saham ini sudah melonjak 100%, sekarang sedang sideway, untuk naik lagi harus sabar.

Semua kembali pada Anda. Website resmi perusahaan bisa dikunjungi di link ini. Semoga saham Anda hijau.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya