Saham Ibu Kota Baru | Daftar Emiten Tersengat Kuat

Saham Ibu Kota Baru mulai dilirik. Hal ini karena pemerintah sudah menyatakan bahwa pembangunan ibu kota baru akan tetap dilaksanakan dan dimulai pada tahun 2022. Akhir tahun 2021 sudah mulai bergeliat beberapa saham terdampak langsung atau tidak langsung.

Oleh sebab itu bagi Anda yang ingin mengikuti momentum ini, maka bisa dimulai dari sekarang. Apalagi Presiden Jokowi sudah mulai menggelar rapat-rapat terkait Penajam Paser sebagai pilihan Ibu Kota baru.

Saham Ibu Kota Baru

Perpindahan Ibu Kota Baru menandakan satu hal yang pasti, yaitu pembangunan yang berkelanjutan selama beberapa tahun. Bahkan rancangan istana presiden sudah bocor, yang terbaru adalah menara yang konon akan mengalahkan monas.

Artinya IHSG akan terkerek sentimen yang berkelanjutan. Bisa jadi satu tahun lebih. Terutama di sektor konstruksi, atau bahkan perumahan. Ingat, terkadang sentimen akan menciptakan momentum, dan momentum seringkali lebih penting dari sekadar fundamental.

Oleh sebab itu ada beberapa sektor yang akan langsung terdampak. Yang pasti adalah konstruksi, lebih utama lagi adalah BUMN. Seperti WIKA, ADHI, PPRO, serta beragam saham konstruksi BUMN lainnya yang selama ini dikenal babak belur. Bisa dibaca pilihan konstruksi saham BUMN di sini.

Bahkan kabarnya dari IDNtimes.com, beberapa BUMN sudah memiliki pabrik di sana, seperti WSBP, WIKA, dan WTON. Artinya cukup banyak pilihan bagi siapa saja yang ingin menikmati momentum ini.

Ada juga saham yang sekunder, atau tidak langsung terdampak, tapi pasti terpengaruh, yaitu saham produsen semen. Semen tentu menjadi bahan baku daripada pembangunan. Di antaranya adalah INTP, SMBR, dan lain sebagainya. Kami sudah ulas lengkap saham semen di sini.

Dua Saham Properti Ibu Kota Baru

Namun demikian, menurut kami beberapa saham Ibu kota baru yang paling terdampak langsung. Yaitu perusahaan yang sudah memiliki lahan untuk properti di sana. Terutama perusahaan lokal. Secara sentimen sangat berpengaruh.

Pertama adalah BSDE, atau Bumi Serpong Damai Tbk. Dari kontan.co.id kami mendapatkan informasi bahwa sekitar 500 hektar lahannya berada di Kalimantan Timur. Tentu sentimen ini sangatlah positif.

Kedua adalah CTRA, atau Ciputra Development Tbk. Masih dari media yang sama, emiten ini memiliki lebih dari 870 hektar. Pastinya akan berdampak langsung dan patut dijuluki sebagai saham ibu kota baru yang akan langsung diuntungkan.

Ingat, sudah pasti akan banyak perpindahan. Terutama untuk para pegawai negeri, belum lagi polisi dan polri. Nah nantinya akan diikuti oleh banyak elemen yang hadir di ibu kota baru dan membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Karena itulah memiliki dampak yang tinggi.

saham ibu kota baru
pixabay.com

Kuda Hitam di Ibu Kota Baru

Tapi yang paling akan tersengat dengan isu saham ibu kota baru adalah emiten properti lokal, yaitu Karya Bersama Anugerah. Emiten ini memang sudah memiliki perumahan di Balikpapan. Namanya Rumah Kota Green Valley. Modelnya rumah semi apartemen. Websitenya bisa di lihat di sini.

Konsepnya cukup menarik, emiten ini sudah mengalami peningkatan laba yang signifikan di tahun 2020. Bahkan yang terbaru, berhasil membagikan dividen. Oleh sebab itu paling menjadi sorotan perhatian.

Faktor lain dari emiten ini adalah dana IPO digunakan untuk membeli lahan baru di tempat calon ibu kota. Artinya strategi yang dimiliki sangat ciamik. Hal ini benar-benar menjadi daya tarik dari sentimen saham ibu kota baru.

Terakhir adalah masalah harga. Kalau yang emiten lainnya sudah mapan berada di harga masing-masing, KBAG berada di harga terendah, yaitu kisaran 60-an. Otomatis masyarakat akan menjadi semut, karena image yang beredar harga masih murah, 60 perak.

KBAG akan menjadi pusat sentimen saham ibu kota baru. Buktinya yang lain belum terlihat geliatnya, saham KBAG sudah sangat liar bergerak pada awal bulan September. Naik perlahan konsisten dari hari ke hari.

SahamHijau.com

Apalagi emiten ini pernah memiliki riwayat menyentuh harga Rp420, sedangkan sekarang masih di pusaran 50-60. Sudah hampir dipastikan semua menganggap, mengulang kesuksesan ke harga Rp420 sangatlah mungkin atau bahkan bisa lebih. Paling tidak setengahnya. Anggapannya demikian.

Rekomendasi Saham Ibu Kota Baru

Menurut kami momentum ibu kota baru sangat jarang terjadi. Hanya kali ini. Kalau euforia ini tidak dimanfaatkan sangat disayangkan sekali. Oleh sebab itu patut menjadi perhatian bagi para investor tentang saham ibu kota baru.

Rekomendasi kami adalah, paling tidak Anda memiliki saham konstruksi. Pilih salah satu saja. Agar bisa kecipratan keuntungan. Hampir bisa dipastikan sentimen ini mengakibatkan kenaikan saham konstruksi.

Rekomendasi kedua Anda bisa memilih saham properti di sana. Baik BSDE, atau CTRA, pilih saja yang menurut Anda harga masih rasional. Atau potensi naiknya besar. Beli dari sekarang. Prediksi kami ibu kota baru akan hit pada bulan Desember.

Terakhir kalau Anda kuat di saham lapis tiga, KBAG menjadi salah satu opsi sebelum potensi harganya melejit. Setidaknya potensi kapital gain besar bisa didapatkan. Karena secara fundamental tidak ada problem. Hanya teknikalnya sangat fluktuatif. Selengkapnya tentang KBAG bisa dibaca di sini.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya