Saham JIHD Yang Sepi Tapi Menggiurkan

Saham JIHD bukanlah saham populer. Tapi menurut kami cukup menarik untuk dilirik, bukan karena persoalan fundamental, tapi juga karena faktor teknikalnya yang unik. Bagi Anda investor, bisa mempertimbangkan saham ini.

SahamHijau.com akan menyajikan beberapa data, dari fundamental terutama kemampuannya dalam menghasilkan laba di beberapa tahun terakhir agar menjadi pertimbangan para investor, atau trader.

Jakarta International Hotels and Development Tbk

PT Jakarta International Hotels and Development Tbk merupakan perusahaan tua yang didirikan pada tahun 1969. Yang terkenal dari lini usahanya adalah Hotel Borobudur yang terletak di jantung ibu kota Jakarta.

Hotel tersebut bindang lima dan termasuk di dalamnya apartemen dengan luas mencapai 70.000 meter persegi. Bahkan ada taman tropis yang mencapai 23 ribu meter persegi. Lokasi ini sering menjadi tempat rapat, konferensi pers, atau singgah tamu top dunia.

Analisa Fundamental Saham JIHD

Dari tahun ke tahun, fundamental JIHD tergolong biasa. Bukan tipe saham yang memiliki penghasilan terus mendaki. Karena ini bisnis perhotelan yang cenderung stabil. Kecuali menambah hotel baru.

Dari tahun 2016, labanya terus menurun. Bisa dilihat dari tabel yang kami sajikan di bawah ini. Bahkan kalau dari ROE sangatlah tipis sekali.

TahunLabaROE
201619.6 B0.4%
201714 B0.2%
201814.8 B0.3%
20198.2 B0.1%
2020-32.5 B-0.67%
2021-104.2 B-2.18%

 Ketika mendapatkan laba cukup tinggi pun, hanya memiliki ROE yang sangat minim. Yaitu di angka 0.4%. Inilah mengapa saham JIHD sepi sekali dan minim transaksi. Karena kinerjanya memang tidak begitu menggairahkan.

TahunAsset
20166.6 T
20176.7 T
20186.6 T
20196.8 T
20206.7 T
20216.6 T

Asetnya pun tidak banyak berkembang. Sejak 2016, hingga akhir 2021 memiliki aset tetap. Oleh sebab itu tidak begitu menarik untuk dilirik. Tapi di lain sisi hutangnya juga sangat minim.

Sejak tahun 2016, DER hanya berada di angka 0.3, tidak pernah lebih dari itu, juga tidak pernah kurang. Jadi stabil sekali. Sederhananya kalau dari analisa fundamental saham JIHD adalah, ini bisnis orang pensiun, tenang tidak banyak gejolak.

Meskipun demikian ada satu titik yang paling menarik, yaitu laba di kuartal pertama sebesar 25 milyar. Ini belum pernah terjadi sejak 2016. Inilah menurut kami sisi yang paling mengejutkan. Artinya ada potensi lonjakan pendapatan di tahun 2022.

saham jihd
ilustrasi pixabay.com

Analisa Harga Saham JIHD

Di saat tulisan ini dibuat, harganya di Rp296. Padahal secara psikologis harganya sering berputar di angka 420-500. Sahamnya jatuh karena pendapatan di tahun 2021 rugi sangat besar. Bisa dilihat di tabel sebelumnya.

Sayangnya ketika laba melonjak tinggi, harga sahamnya justru nyungsep lagi. Biasalah kadang ada yang ingin harga terus murah. Harusnya naik, dijebloskan lagi. Mari kita lihat valuasinya dari data RTI.

HargaRp296
PER6.9x
PBV0.2x

Menurut kami jika melihat tabel ini, saham JIHD tergolong saham dengan harga sangat murah jika melihat fundamental seperti yang kami sajikan sebelumnya. Terutama PBV di angka 0.2. Artinya jika menyentuh angka 0.3 saja, sudah naik 50%.

Prospek Saham JIHD

Mari kita ulas prospek saham JIHD. Kalau memprediksi perusahaan ini ekspansi besar-besaran, sepertinya nihil. Karena PT Jakarta International Hotels and Development Tbk adalah perusahaan yang minim pemberitaan di media. Tidak banyak aksi korporasi.

Tapi dengan mempertimbangkan di harga sekarang, plus laba di kuartal pertama, tentau potensi kenaikannya akan besar.

Apalagi ini hotel di jantung Jakarta. Di mana paska pandemi, di mana sebelumnya orang dilarang bepergian atau sulit bepergian, maka selepasnya orang akan ingin bepergian. Di sinilah hotel akan mendapatkan momentum besar.

Lonjakan kunjungan, atau adanya even besar menjadi satu keuntungan tersendiri bagi Hotel Borobudur dan juga beberapa lini bisnisnya. Bisa dibandingkan dengan saham perhotelan lainnya di link ini.

Kesimpulan Analisa Saham JIHD

Menurut kami ini saham unik yang tidak dilirik investor. Sepi karena jarang diketahui. Sehingga meskipun labanya melonjak, tapi tetap tidak ada yang beli.

Hanya saja, bisa jadi ada info yang belum kami ketahui sehingga menjadi penyebab investor enggan untuk membeli.  Sehingga menjadikan saham tersebut belum menarik perhatian. Kita tunggu saja bagaimana respon pasar terhadap saham ini.

Website resmi saham JIHD di link ini. Semoga bermanfaat. Artikel ini diproduksi oleh sahamhijau.com. Bukan ajakan membeli, saran kami analisa lebih lanjut.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya