Saham Pelayaran di Bursa | Siapa Yang Terbaik?

Saham pelayaran di bursa cukup banyak. Nah sejak era pandemi, emiten-emiten kapal ini disorot karena mampu bertahan dan bangkit cukup cepat. Apalagi ketika batu baru menjadi satu fonemona, masing-masing emiten pelayaran kejatuhan berkah.

Namun pertanyaannya adalah, kira-kira di antara beberapa saham pelayaran, manakah yang paling menarik atau bisa dijadikan objek investasi menjanjikan? Kami akan ulas beberapa emiten yang bisa menjadi pilihan.

Saham Pelayaran di Pasar Modal

Saham pelayaran merupakan salah satu sub sektor yang paling menarik. Karena terkait dengan bisnis lainnya, terutama pertambangan dan energi. Perusahaan perkapalan dibutuhkan untuk menjemput seperti batu bara dari lokasi pertambangan menuju kapal induk.

Di samping itu juga mengantarkan ke lokasi pengiriman, baik antar daerah di Indonesia atau bahkan ekspor ke luar negeri. Nah kebutuhan ini selalu ada dan dibutuhkan kapan saja. Bahkan meskipun batu bara sudah sepi, mungkin ada bijih nikel yang akan ramai diangkut.

Di antara saham pelayaran yang pertama adalah PT. Soechi Lines Tbk, kodenya SOCI. Emiten yang satu ini lebih dikenal memiliki spesialisasi dalam angkutan minya dan gas. Jasanya adalah penyewaan tanker dan galangan kapal. Tentang soci bisa dibaca di sini.

Kedua ada PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Ini di bawah grup Indika Energy yang dikenal di sektor pertambangan. Kodenya MBSS. Jasa yang dimiliki adalah angkutan batu bara. Dulu dikenal karena dipegang oleh Lo Kheng Hong. Tentang MBSS bisa dibaca di sini.

Ketiga, PT. Buana Lintas Lautan Tbk atau yang dikenal dengan kode BULL. Yang ini mirip dengan SOCI dengan spesialisasi dalam angkutan minyak dan gas meskipun ada juga angkutan batu bara. Bahkan melayani rute internasional. Lebih lengkap tentang BULL dibaca di sini.

Keempat, PT Trans Power Marine Tbk dengan kode TPMA. Nah saham yang satu fokus dalam pertambangan seperti batu bara. Tapi yang unik adalah memiliki spesialisasi dalam pelayanan kapal tongkang dan tunda. Ini memungkinkan masuk ke pedalaman melalui sungai. 

Kelima, PT. Pelita Samudera Shipping atau biasa dikenal dengan kode PSSI. Kalau saham pelayaran yang satu ini lebih khusus ke jasa angkutan batu bara. Sebagai gambaran, emiten ini memiliki 87 unit kapal yang terdiri dari 39 kapal tunda, 39 kapal tongkang, 3 unit floating loading facility, dan 6 unit adalah kapal kargo curah.

Keenam, PT Samudera Indonesia, atau biasa disebut dengan kode SMDR. Nah kalau yang satu ini lebih kepada jasa angkutan yang terintegrasi. Mulai dari shipping, logistic, port, samudera property, hingga services. Bahkan punya terminal multipurpose di Samarinda. Website resmi SMDR di sini.

Saham Pelayaran Terbaik

Pertama kami akan nilai dari kemampuan menghasilkan laba. Data kami kutip dari IPOT ketika dibuatnya tulisan ini. Dari sini kita akan tahu siapa yang terbaik dalam efektivitas menghasilkan laba.

SahamROE
SOCI2.4%
MBSS2.56%
BULL0.86%
TPMA4.48%
PSSI14.44%
SMDR16.39%

Jika melihat data di atas, maka kita bisa mengetahui bahwa saham pelayaran yang sedang moncer di tahun 2021, rata-rata adalah yang memiliki jasa angkutan pertambangan. Adapun angkutan sektor migas, kurang begitu bagus.

Paling unggul adalah PSSI dan SMDR. Menurut kami karena PSSI lebih fokus ke batu bara, sedangkan untuk SMDR memiliki keunggulan layanan yang terintegrasi.

saham pelayaran

Saham Pelayaran Paling Murah

Namun demikian, kira-kira yang mana saham pelayaran paling murah di antara enam emiten tersebut. Maka yang pertama kita nilai dari harga berbanding valuasi bukunya.

SahamPBV
SOCI (Rp208)0.28x
MBSS (Rp1.240)0.94x
BULL (Rp157)0.42x
TPMA (Rp362)0.87x
PSSI  (Rp555)1.97x
SMDR (Rp1.815)1.32x

Kalau dilihat dari data di atas, maka SOCI adalah saham yang paling murah dibanding nilai bukunya. Sedangkan PSSI adalah yang paling mahal. Meskipun demikian SOCI memiliki ROE yang cukup minim. Jadi patut dipertimbangkan.

Kalau menurut kami jika mengkombinasikan antara ROE dengan PBV, maka SMDR juaranya. Karena SMDR memiliki ROE tinggi, PBV juga masih di bawah 1.5x. Opsi ini cukup bagus.

Sedangkan yang moderat, menurut kami di TPMA, di mana PBV di bawah 1, plus memiliki ROE yang hampir 5%. Masih ada potensi harganya naik.

SahamPER
SOCI11.50x
MBSS (Rp1.240)37.77x
BULL (Rp157)48.01x
TPMA (Rp362)19.21x
PSSI (Rp555)13.59x
SMDR  (Rp1.815)8.12x

Namun kalau dikombinasikan dengan Price to Earning Ratio, maka juaranya adalah SMDR dan PSSI. Karena PER keduanya tergolong kecil. Adapun SOCI, meskipun tergolong kecil tapi memiliki ROE yang minim, plus bergerak dalam angkutan Migas. Belum hot.

Lonjakan PSSI dan SMDR, memang cukup fantastis di tahun 2021 (9M). Keduanya melonjak berlipat-lipat dari tahun sebelumnya. Hal inilah yang membuat PER keduanya menjadi rendah.

Dividen Menarik

Terakhir pertimbangkan unsur dividen. Nah kalau dari aspek ini, maka akan menghasilkan sisi yang berbeda. Pertama, kalau SOCI dikenal bukanlah emiten yang royal bagi dividen. Dari berita yang kami telusuri, terakhir membagi dividen tahun 2019 dengan nilai Rp2 per saham.

Begitu juga dengan MBSS yang meskipun di tahun 2019 berhasil meraih laba yang lumayan, tapi tidak membagikan dividen. Begitu juga dengan BULL. Jadi menurut kami kalau dari sisi dividen belum menarik.

Sedangkan SMDR lebih baik. Di tahun buku 2020, SMDR membagikan dividen sebesar Rp10. Atau jika dikonversikan memiliki yield sekitar 1.7%. Begitu juga dengan PSSI yang berhasil membagikan dividen sebesar Rp8 persaham di tahun buku 2020.

Yang paling menakjubkan dari sisi dividen adalah TPMA yang membagikan sebesar Rp22 persaham di tahun buku 2020. Oleh sebab itu kalau menimbang dividen, maka TPMA adalah salah satu pilihannya. Ulasan lengkap TPMA di sini.

Semoga Anda bisa memilih saham pelayaran terbaik. Artikel ini diproduksi oleh sahamhijau.com.

Related Posts

One thought on “Saham Pelayaran di Bursa | Siapa Yang Terbaik?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya