Saham Repo | Pengertian dan Risiko Investor

Saham repo bagi investor pemula cukup asing. Bahkan kadang yang sudah lama pun tidak familiar. Karena umumnya istilah saham repo muncul di saham-saham gorengan. Oleh sebab itu kami akan mengulasnya lebih jauh.

Kami akan mengulas aspek penting terkait pengertian saham repo, arti repo saham, serta fungsi untuk para investor. Mari kita pelajari bersama agar menjadi paham bersama tentang hal – hal yang berkaitan dengan investasi. Untuk pembahasan yang pertama, mari kita mulai dari arti repo saham.

Apa Itu Repo?

Sebelum membahas arti saham repo yang merupakan intinya, kita perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa Repo merupakan singkatan dari repuchase agreement. Repo ini adalah suatu perjanjian antara dua pihak dimana pihak pertama telah meminjam sejumlah  dana dari pihak kedua.

Tentu peminjaman ini dilakukan dengan penjaminan aset keuangan tertentu, misalnya saham, surat obligasi, bahkan hingga surat utang negara.

Penjaminan tersebut dilakukan dengan harapan bahwa pihak pertama akan mengambil jaminannya yang mana artinya pihak kedua akan mendapatkan dananya kembali.

Berbicara tentang dana, Anda perlu mengetahui bahwa dana peminjaman yang diperbolehkan biasanya lebih kecil dibandingkan dengan jumlah aset yang dijaminkan olehnya.

Mekanisme Praktik Yang Berbeda

Pada praktiknya, transaksi repo ini berbeda – beda di setiap dua belah pihak (namun tetap dalam kondisi saling menyetujui). Hal ini dapat terjadi juga karena bergantung pada poin – poin perjanjian antara pihak satu dan pihak dua.

Misalnya sepeti pihak satu yang sedari awal mengatakan tidak akan mengambil jaminannya, dengan kata lain ia tidak mengembalikan dana dan pihak kedua hanya bisa mendapatkan dananya kembali dengan cara menjual saham atau jaminan yang ada.

Intinya barang yang dijaminkan adalah saham, tapi yang diinginkan adalah hasil penjualan saham, uang. Saham repo adalah demikian.

SahamHijau.com

Tiak hanya contoh tersebut, ada pula suatu kasus repo yang menjadikan jaminan baru boleh dijual kembali oleh pemiliki dana setelah jangka waktu tertentu. Istilah ini disebut dengan “saham di-lock” atau dikunci.

Ada pula perjanjian repo saham yang membuat pihak kedua tidak bisa mendapatkan untung dari penjualan saham karena harus menjualnya di harga yang sama. Seperti inilah praktik repo saham.

Apa Itu Saham Repo?

Saham repo adalah sebuah saham hasil perjanjian dari dua pihak. Saham jenis ini memiliki resiko yang sangat tinggi, bahkan keumungkinan untungnya sangat kecil. Saham repo di Indoneisa dipandang sebagai kerugian, kira – kira mengapa bisa sampai terjadi demikian?

Hal ini dikarenakan saham repo yang menjadi jaminan untuk pihak kedua biasanya tidak diambil kembali. Dengan kata lain pihak satu tidak menepati janji awalnya dan membuat pihak dua merugi.

Kerugian tersebut juga bisa terjadi karena pihak dua sudah tidak bisa lagi menjual saham tersebut. Hal itu dikarenakan harga yang sudah turun sehingga pihak 2 pun merugi.

Contoh mudah ketika Anda pinjam uang, kemudian saham jadi jaminan. Nah, nilai saham kan naik turun. Jadi dari awal orang yang meminjamkan memang sudah ikhlas kalau sahamnya tidak ingin dikembalikan. Anggap saja jual seham.

Repo Saham di Indonesia

Arti saham repo di Indonesia seringkali buruk karena banyak sekali orang yang rugi dan menyalahgunakannya. Seringkali terjadi kasus penipuan dimana pihak satu yang merupakan peminjam tidak kembali pada pihak dua untuk mengambil jaminannya. Hal ini sama sekali persis dengan apa yang telah kami sampaikan.

Sedangkan di Amerika, transaksi repo berbeda. Hal ini dikarenakan oleh jaminannya yang berbeda. Amerika tidak menggunakan saham sebagai jaminan pada perjanjian repo melainkan surat negara atau biasa disebut dengan treasury bonds. Dengan begitu perjanjian repo menjadi lebih menguntungkan dan aman bagi yang menjalankannya.

Repo di Saham Gorengan

Pengertian saham repo dan transaksinya biasa terjadi di saham gorengan. Dahulu hal ini sangat jarang terjadi, namun semakin ke sini akhirnya semakin banyak orang yang memanfaatkan transaksi tersebut. Tentu hal ini tidak hanya merugikan pihak kedua namun juga para investor lainnya yang tentu merasa dirugikan.

Biasanya pihak satu juga memanfaatkan investor baru yang belum paham apapun untuk bergabung dengannya. Pada akhirnya mereka hanya mendapatkan kerugian daripada keuntungan sedangkan pihak satu mendapatkan keuntungan yang diharapkan.

saham repo

Repo Saham Gagal Bayar

Inilah mengapa sering muncul istilah repo saham gagal bayar. Maksudnya menjaminkan saham kepada peminjam uang tapi uang pinjamannya gagal dibayarkan. Sehingga terjualah saham.

Uniknya tidak sedikit saham lapis tiga yang melakukan repo saham. Merujuk pada CNBC, seperti TRIM yang melepas 7.6% atau 2.36 miliar saham milik CENT sebagai pelunasan transaksi REPO. Utangnya lunas, tapi sahamnya lepas.   

Catatan Investor

Menurut kami, kalau bisa, atau jika tidak terpaksa, lebih baik jauhi emiten yang melakukan hal ini. Konotasinya jelek. Ritel juga seringkali menjauh. Dan entah mengapa yang melakukan seringkali adalah emiten-emiten yang tidak banyak masuk indeks unggulan.

Demikian informasi tentang arti saham repo yang bisa kami berikan kepada Anda. Semoga informasi tentang saham yang kami sampaikan ini dapat menjadi manfaat untuk anda dan banyak orang lainnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya