5 Tipe Trader Saham | Anda Yang Mana?

Tipe trader saham sebenarnya cukup banyak. Jadi kita tidak bisa langsung mengatakan hanya akan menjadi trader. Karena jenisnya berbeda-beda dengan teknik yang sangat berbeda juga. Kalau salah menentukan bukan untung yang didapat, tapi justru buntung.

Oleh sebab itu kami akan jelaskan 5 tipe trader saham yang paling sering dilakukan di pasar modal. Siapa tahu Anda cocok dengan salah satu tipe ini dan sesuai dengan karakteristik psikologi Anda sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Tipe Trader Saham

Trader saham artinya adalah mereka yang melakukan aktivitas jual beli saham secara aktif. Bisa jadi setiap hari, setiap minggu, atau memiliki batas waktu tertentu. Oleh sebab itu pelakunya disebut dengan trader.

Menjadi trader saham sangat digemari pelaku pasar modal. Karena memiliki pandangan cepat menghasilkan keuntungan. Apalagi bagi orang-orang yang menginginkan imbal balik yang cepat. Pasti ingin menjadi trader saham. Berikut tipe trader saham.

Tipe Day Trader Saham

Yang pertama adalah day trader saham. Ini menggunakan pola jual beli harian. Tandanya adalah setiap hari melihat layar memonitor pergerakan harga. Paling lama biasanya lima harian.

Perlu diingat ini adalah tipe trader saham yang cukup sulit. Tekanannya sangat tinggi dan harus siap dengan naik turun harga. Keuntungannya adalah ketika mengakumulasi keuntungan lebih banyak dari kerugian yang dialami.

Kalau Anda terbiasa menghadapi tekanan, target, tipe ini cocok. Karena harus menetapkan kapan dijual kalau untung, juga kapan dijual kalau rugi. Jika Anda mudah gelisah, tipe ini tidak cocok. Kemampuan yang harus dimiliki adalah analisa teknikal.

Tipe Scalper Saham

Tipe trader saham berikutnya adalah scalper. Menurut kami tingkat kesulitannya lebih tinggi dari day trader. Jika day trader dalam hitungan hari, scalper bisa dalam hitungan jam, bahkan menit saja.

Jadi kalau melihat ada saham ara, kemudian masuk di harga 60, ketika naik sampai harga 75, kemudian Anda berhasil jual di harga 70, ini namanya scalper. Bahkan bisa dalam hitungan menit saja.

Tipe ini menurut kami sebisa mungkin dihindari. Meskipun ada cara analisanya, tapi lebih cenderung seperti berjudi dengan nasib. Bahkan sering dijuluki dengan pencopet. Model ini sangat spekulatif.

Yang penting ada tanda mau naik, masuk, kemudian setelah sedikit naik keluar lagi. Tipe trading seperti ini tidak cocok untuk orang yang rasional, hati-hati, atau analisis. Ini hanya untuk para pengambil risiko yang sangat besar. Selengkapnya di sini.

Tipe Swing Trader

Kalau ingin jadi trader saham tapi tekanan sedikit tidak terlalu besar, maka swing trader adalah pilihannya. Ini adalah tipe trading saham yang berbasis ayunan teknikal, sesuai dengan namanya. Ketika naik jual, turun beli lagi.

Secara durasi waktu bisa harian, mingguan, bahkan bisa mencapai satu bulan. Orang Indonesia menurut kami sering menggunakan model ini. Mereka beli hari ini, jual minggu depan ketika naik, begitu seterusnya.

Teknik yang harus dikuasai adalah teknikal. Bagi Anda yang menguasai teknikal, strategi ini sangat cocok. Karena secara sederhana lebih kepada menemukan support saham dalam jangka waktu tertentu dan menemukan resistance saham dalam jangka waktu tertentu.

Jika Anda di sini, harus sedikit memiliki kesabaran. Kalau punya perasaan ingin cepat untung, bukan di sini tempatnya. Ingat ya, perasaan. Jadi sesuai dengan psikologis Anda. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

Follow the Trend

Ini tipe trader saham yang juga sering dianut oleh pelaku pasar modal Indonesia. Perlu diketahui bahwa dalam satu tahun selalu ada trend-trend yang berembus di pasar modal. Hal ini mengakibatkan kenaikan harga saham karena menjadi sentimen positif.

Contoh di tahun 2021, beberapa trend yang berembus adalah bank digital, saham-sahamnya terbang. Ada lagi batu bara yang mencapai harga begitu tinggi. Mungkin paling dekat akan muncul tren properti atau ibu kota baru, tergantung angin berembus ke mana.

Ini metode musiman. Setiap orang bisa melakukan asal pintar menganalisa akan datangnya sebuah tren. Jika telat masuk, itu artinya Anda lebih ke day trader, swing, atau bahkan scalper. Tanda folow the trend adalah ketika masuk di harga yang belum terlalu tinggi.

Kemampuan yang harus dimiliki adalah membaca apa yang akan terjadi. Entah dari koran, entah dari grup-grup pasar modal. Bahkan bisa jadi Anda bisa melihat geliat sebuah trend akan muncul. Kemampuan ini dikombinasikan dengan analisa fundamental. Karena saham paling bagus yang terdampak tren akan naik paling tinggi. Selengkapnya tentang teknik follow the trend bisa dibaca di sini.

Tipe Trader Position

Tipe trader saham terakhir adalah position trader. Ini beda tipis dengan investor. Karena kalau investor membeli dengan niat memiliki, kalau position trader membeli dengan niat menjual kembali dalam jangka waktu panjang.

Position trader secara jangka waktu lebih lama dari day trader, bahkan swing trader. Durasi waktu yang digunakan bisa satu bulan, enam bulan, atau bahkan satu tahun. Tapi tidak bertahun-tahun.

Tipe ini cocok buat Anda yang bekerja tapi ingin melakukan trading. Juga tidak perlu melototi monitor terus menerus. Hanya perlu membeli kemudian disimpan beberapa bulan untuk dijual.

Tipe trading saham yang satu ini cocok jika Anda adalah tipe orang-orang yang sabar. Tenang, bahkan biasa melihat minus sampai 20%. Menurut kami ini adalah tipe trading yang bagus. Kami pernah mengulas lengkap tentang Position Trader di sini.

Kemampuan yang perlu dimiliki dari tipe trader saham yang satu ini adalah analisa fundamental, sedikit teknikal, plus bandarmologi saham. Kombinasi inilah yang membuat position trader mampu mendapatkan harga bawah dan menunggunya selama beberapa bulan.

Inilah beberapa tipe trader saham di pasar modal. Anda tinggal memilih yang mana dan disesuaikan dengan karakter psikologi Anda. Kalau Anda bertanya kami yang mana, kami berada di position trader. Bisa dilihat dari riwayat portofolio kami di sini. Kami menjual saham dalam waktu bulanan, atau bahkan lebih dari setahun.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Copas Ya